Kehamilan biasanya membawa serta sejumlah masalah medis yang mendorong perubahan perilaku dan gaya hidup. Sudah menjadi rahasia umum bahwa wanita hamil harus menghindari merokok dan minum, belum lagi beberapa aktivitas fisik yang berlebihan. Tapi ada juga sejumlah obat dan prosedur lain yang harus dihindari selama kehamilan. Jadi, pertanyaannya adalah, bagaimana kehamilan mempengaruhi rejimen perawatan kulit berjerawat?
Banyak obat jerawat yang cukup eksplisit tentang fakta bahwa Anda seharusnya tidak menggunakannya selama kehamilan. Roaccutane dan Accutane tentu saja termasuk di antara ini. Bagi kita yang telah menggunakan produk tersebut, kemasan obat yang menggambarkan wanita hamil dengan 'X' di atasnya mengirim pesan kuat agar tidak digunakan jika Anda, atau mungkin hamil. Ada obat lain, seperti tablet Tetracycline dan retinoid topikal seperti Tretinoin dan Adapalene yang dapat memiliki efek merugikan pada tulang dan gigi janin yang sedang berkembang. Sementara obat-obatan ini harus dihindari dengan jelas karena efek merugikan yang ditimbulkan pada bayi Anda, ada obat lain yang berpotensi dihentikan hanya karena tidak lagi sesuai saat hamil.
Kehamilan sering dikaitkan dengan masa kering daripada kulit normal. Akibatnya, sejumlah obat jerawat yang dirancang khusus untuk mengeringkan kulit, yaitu krim benzoyl peroxide atau gel mungkin sudah tidak sesuai lagi.
Tapi apakah ini berarti tidak ada rejimen perawatan kulit berjerawat yang bisa diikuti? Benar-benar tidak. Sebenarnya ada sejumlah solusi ringan dan sering alami yang dapat berkontribusi pada kulit bebas jerawat yang sehat yang tidak memiliki atau bahkan efek positif pada anak Anda. Untuk mengganti krim atau gelang keras yang dirancang untuk mengeringkan kulit, alternatif yang sangat baik adalah minyak pohon teh. Cuci muka yang lebih ringan juga bisa memberi efek pembersihan dari mencuci jerawat tanpa terlalu mengeringkan kulit Anda, yang secara alami lebih kering karena kehamilan. Tapi karena Anda mungkin melepaskan beberapa kekuatan melawan jerawat dengan beralih ke mencuci yang lebih ringan, adalah ide bagus untuk melengkapi rejimen pertarungan jerawat Anda dengan beberapa masker tanah liat alami seperti Kaolin dan Bentonit yang akan menyerap minyak dan membersihkan pori-pori yang tersumbat. tentu saja.
Jalan kedua melalui mana wanita hamil bisa membersihkan kulit mereka meski secara positif mempengaruhi kesehatan anak, adalah melalui makanan mereka. Dengan mengkonsumsi lebih banyak sayuran mentah, yang sifat antioksidannya berfungsi untuk mengeluarkan radikal bebas (juga disebut sebagai bakteri) dari sistem Anda, Anda dapat mengurangi jumlah bakteri yang dikeluarkan melalui pori-pori Anda. Selain itu, dengan mengurangi jumlah gula dan karbohidrat olahan yang Anda makan, secara alami Anda akan mengurangi jumlah sebum atau minyak yang dihasilkan tubuh Anda. Ini akan membuat pori-pori Anda lebih jernih dan memungkinkan bakteri yang melewati pori-pori Anda untuk keluar dengan bersih dan tanpa menyebabkan infeksi dan jerawat. Pendekatan ini, selain memberi Anda kulit yang lebih jernih,