Annemarie Colbin, dalam bukunya "Food and Healing", membuat hal yang menarik bahwa diet itu sendiri, bahkan diet penyembuhan, bukanlah obat bius. Mereka sering bekerja, namun rute menuju kesehatan sebenarnya adalah produk pendukung proses penyembuhan tubuh sendiri.
Pandangannya terhadap kondisi kulit seperti jerawat memang menarik. Dia melihat jerawat sebagai akibat dari organ penghapus, ginjal dan paru-paru biasa, karena tidak dapat menghilangkan semua zat pembersih beracun yang kita makan ke tubuh kita. Dia melihat makanan tertentu, seperti makanan yang membentuk Diet Standar Amerika, karena terlalu menekankan pada kemampuan tubuh kita untuk mengolahnya, setidaknya jika gejala kesehatan buruk muncul seperti jerawat. Dia telah menemukan dari pengamatannya sendiri bahwa perubahan dalam diet sering menghilangkan bahkan jenis jerawat yang besar dan keunguan. Dia menemukan ini dengan pengalamannya sendiri dengan jerawat. Annemarie mengatakan dibutuhkan sekitar sepuluh hari sampai tiga bulan untuk bekerja.
Annemarie menggambarkan jerawat sebagai dua penyebab utama dalam pendekatannya. Yang pertama terkait dengan lemak, protein dan kelebihan gula. Di sini dia merekomendasikan untuk menghilangkan makanan seperti susu, keju, es krim, daging berlemak, kacang-kacangan dan selai kacang. Kategori kedua dikaitkan dengan apa yang dia sebut kelebihan air mineral, yang merupakan istilah yang dia gunakan untuk menggambarkan semua zat yang diambil dari konteks alami mereka. Dia menyebutkan garam beryodium, atau bahkan multi vitamin atau suplemen seperti kelp. Ini sangat merupakan hubungan pribadi karena pengaruh negatif seseorang mungkin tidak akan terjadi pada orang lain.
Hubungan antara kelebihan mineral atau suplemen vitamin berkaitan dengan gagasan keseimbangan Colbin, yaitu sistem kehidupan selalu berusaha untuk kembali seimbang. Buku teks anatomi dan fisiologi bahkan mendefinisikan proses tubuh seperti itu, dan tentu saja ini adalah ide umum dalam sistem kesehatan alami, terutama pengobatan tradisional Tiongkok (TCM). Colbin menulis bahwa kelebihan mineral dan suplemen vitamin menyebabkan peningkatan kebutuhan akan nutrisi makro protein, lemak dan karbohidrat. Garam juga ada dalam kategori ini. Idenya adalah bahwa vitamin dan mineral ini, yang diambil dari konteks makanan itu sendiri, akan menyebabkan tubuh mendambakan makanan sebenarnya untuk menciptakan rasa keseimbangan. Jika kita memiliki multi vitamin pada waktu makan, di dalam RDA, saya tidak yakin ini akan menimbulkan masalah. Terutama mengingat bahwa makanan kita sering habis dari berbagai nutrisi penting yang biasanya mereka miliki jika mereka tumbuh secara organik dan di tanah padat nutrisi. Tapi tentu saja ini merupakan argumen yang mendukung mendekati suplemen gizi secara seimbang juga. Beberapa orang keliru berpikir lebih baik. Ini jelas menggambarkan tidak.
Referensi: Annemarie Colbin, Makanan Sebagai Penyembuhan (Ballantine Books, New York)
Simon Mills, Buku Penting Pengobatan Herbal (Penguin Arkana)